Tidak Semua Surat Suara “Hilang” Mencalonkan Arifin Panigoro


Bursa Ketua Umum PSSI semakin semarak dengan bertambahnya satu kandidat lagi yaitu penggagas Liga Primer Indonesia (LPI), Arifin Panigoro. Arifin Panigoro diajukan sebagai kandidat calon Ketum PSSI oleh Pengprov PSSI Nusa Tenggara Barat [NTB]. Sebelumnya tiga kandidat sudah memastikan diri menjadi bakal calon Ketum PSSI yaitu, Nurdin Halid, Nirwan Bakrie dan George Toisutta.

Munculnya nama Arifin Panigoro ini terkait dengan isu hilangnya lima surat suara dukungan bakal calon Ketum PSSI. Di berbagai media sebelumnya, lima surat suara dari Pengurus Provinsi (Pengprov) PSSI Nusa Tenggara Barat, Pengprov PSSI Jambi, PS Bungo (Divisi I), PS Sumbawa (Divisi I), dan PS Sumbawa Barat (Divisi I), diberitakan hilang. Pengprov PSSI NTB sendiri mengajukan nama Arifin Panigoro sebagai bakal calon ketua umum, George Toisutta sebagai bakal calon wakil ketua umum dan IGK Manila sebagai bakal calon anggota Exco.

Dalam rilis melalui website resmi PSSI, Sekjen PSSI Nugraha Besoes mengemukakan bahwa surat suara tersebut tidak hilang namun semata-mata karena adanya kesalahan input atau penempatan nama bakal calon tersebut. “Sejak awal seharusnya nama Arifin Panigoro diinput atau dimasukkan ke dalam kolom balon ketua umum, bukan wakil ketua umum,” jelas Nugraha Besoes.

Di samping menjelaskan tentang adanya dukungan satu suara untuk Arifin Panigoro, Nugraha Besoes juga menjelaskan tentang rekapitulasi dukungan pemberian suara dari pengprov PSSI Jambi, KSB Sumbawa, Persisum Sumbawa dan PS Bungo yang beberapa hari ini ramai diberitakan hilang.

Ramai diberitakan sebelumnya lima surat suara yang sebelumnya diduga hilang disebutkan mencalonkan nama penggagas Arifin Panigoro sebagai ketua umum dan George Toisutta sebagai wakil ketua umum. “Kami ingin meminta penjelasan kepada PSSI ke mana surat suara kami kok nama Arifin Panigoro tidak muncul? Kami pun akan meminta formulir kosong untuk kami isi kembali. Kalau tidak diberikan formulir, kami akan membuat formulirnya dari kop surat institusi kami masing-masing,” tutur Adri Andra, Sekretaris Pengprov PSSI Jambi seperti dikutip dari mediaindonesia.com.

Namun ternyata dalam rilis melalui website resmi PSSI tersebut tidak semua surat suara yang diberitakan hilang mendukung Arifin Panigoro dan George Toisutta. Nugraha Besoes menegaskan, dukungan suara dari pengprov PSSI Jambi masing-masing diberikan kepada Nurdin Halid untuk posisi ketua umum, Nirwan Dermawan Bakrie untuk wakil ketua umum, dan Iwan Budianto untuk posisi anggota Exco.

Sementara itu, pemberian suara dari KSB Sumbawa berturut-turut dari balon ketum, wakil ketum dan anggota Exco kepada Nurdin Halid, Nirwan Dermawan Bakrie, dan IGK Manila. Dari Persisum Sumbawa, kepada Nirwan Dermawan Bakrie, Ibnu Munzir dan Subardi. Sedangkan dukungan dari PS Bungo diberikan kepada Nurdin Halid, Nirwan Dermawan Bakrie, dan Muhammad Zein.

Apakah Arfin Panigoro juga akan meramaikan pemilihan calon Ketum PSSI, atau dirinya terganjal dengan syarat-syarat yang diajukan oleh tim verifikasi, atau mungkin juga akan mendukung sepenuhnya Jenderal Geroge Toisutta seperti kabar selama ini. Kita tunggu saja hasilnya.

sumber : http://www.bicarabola.com/2011/02/11/tidak-semua-surat-suara-hilang-mencalonkan-arifin-panigoro/

About these ads

Satu Tanggapan

  1. Kepada Yth.,
    Bapak Arifin Panigoro
    KETUA UMUM LPI
    Di
    Tempat

    Salam olahraga,
    Saya SUWARTO, Mantan Penjaga Gawang TIMNAS, PSLS Lhokseumawe, Persiraja Banda Aceh, Pardedetex Galatama, tahun 70-an dan merupakan mantan pelatih / Manajer Tim Pardedetex Galatama tahun 80-an, yang juga merupakan Mantan Pelatih Penjaga Gawang ACEH UNITED mulai dari November 2010 s/d Januari 2011, yang diberhentikan secara SEPIHAK oleh CEO ACEH UNITED yang bernama Hary Wibowo, yang belum membayar honor saya selama 3 (tiga) bulan, dan sampai sekarang saya tunggu akan tetapi tidak ada penanganan atau pun penyelesaian dari permasalahan ini. Saya mohon kepada Bpk. Arifin Panigoro sebagai KETUA UMUM LPI (LIGA PRIMER INDONESIA) agar kiranya dapat membayar honor saya ini karena Bpk. Arifin Panigoro ingin “membersihkan” PSSI dari tangan-tangan yang “kotor”, akan tetapi kalau kepercayaan Bpk. Arifin Panigoro juga seperti kepengurusan PSSI yang lalu, bagaimana Bapak mau merubah kepengurusan PSSI menjadi bersih dari “tangan-tangan kotor”, yang tidak bertanggung jawab dengan tidak membayarkan honor saya, yang merupakan juga hak anak istri saya selama saya tinggalkan untuk mempersiapkan ACEH UNITED di daerah Aceh selama kurun waktu 3 (tiga) bulan, ternyata tidak membuahkan hasil, pulang ke rumah dengan tangan hampa …
    Terima Kasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: