Pengamen Kereta Api


Lokomotif Kereta Api Indonesia
http://www.kotaprabumulih.go.id

Perjalanan kereta api memang bikin capek, bayangkan saja…Jakarta – Jogjakarta ditempuh dalam waktu hampir 10 jam…itupun dengan kereta api kelas diatas ekonomi, kalau kelas ekonomi kira-kira 12 jam lah… maklum dia harus memberi jalan untuk kereta api kelas diatasnya. Kalau anda pernah naik kereta api pasti merasakan tidak enak naik kerata ekonomi, lama, kotor, bangkunya pun keras, belum lagi dengan lalu lalang pedagang yang bikin sesak. Menurut falsafah jawa sih ” ono rupa, ono rega” yang kalau diterjemahkan secara bebas dalam bahasa Indonesia artinya yang bagus/baik mempunyai nilai jual yang tinggi.

Seorang kawan tadi siang di bilangan blok m Jakarta bercerita kepada saya, dia “dirampok” di dalam rangkaian gerbong kereta api, kerugian sih hanya seribu ( 1000 ) rupiah. Namun bukan nilainya yang mesti diperhatikan namun kualitas pelayanan PT KA. Dia bercerita panjang lebar kronologi bagaimana dia sampai bisa “dirampok”. Perampok itu adalah para pengamen yang lalu lalang di gerbong kereta api ekonomi. Dengan berdalih mencari uang halal, para pengamen itu meminta uang kepada penumpang kereta api dengan cara memaksa. “Seribu om” kata pengamen itu setiap kali meminta uang kepada penumpang kereta api. Bayangkan saja apabila setiap deretan bangku memberi seribu rupiah. dalam setiap gerbong kereta api kira-kira ada 32 deret bangku. 32 ribu! setiap gerbong! Jadi kalau dalam rangkaian kereta api itu ada 8 gerbong berarti pendapatan pengamen itu kira-kira 256 ribu! Itu baru satu rangkaian kereta, entah berapa rangkaian kereta yang mereka sambangi dalam satu hari, satu bulan, mungkin gaji direktur lebih kecil dari gaji mereka. Okelah kalau itu sebuah usaha yang halal, kenapa tidak. Masalahnya pengamen-pengamen ini sedikit memaksa dalam meminta upah atas alunan gitar dan suaranya. “Tidaka ada” kata teman saya, lalu pengamen itu menjawab “seribu rupiah buat makan aja ga boleh, seribu om!”, teman saya kembali berkata “tidak ada” dan pengamen itupun bilang “kalau saya geledah nanti ada uang, semuanya buat saya ya!”, terpaksalah teman saya itu menyerahkan uangnya untuk ‘dirampok”. Hmmm….

Bukan hanya di kereta ekonomi, ketika saya menjadi penumpang kereta kelas bisnis jurusan Jogjakarta-Jakarta pun pernah mengalaminya. Bahkan seorang berusia lanjut yang sedang tidur pulas pun dibangunkan juga! Ini seharusnya menjadi PR bagi PT KA, bagaimana meningkatkan mutu pelayanannya. Apakah PT KA sedemikian miskinnya sehingga untuk menggaji tenaga pengamanan dalam 1 orang dalam 1 gerbong kereta api pun tidak mampu? PT KA sebaiknya memikirkan hal itu untuk menjaga keamanan dan kenyamanan konsumennya, yang kata orang konsumen adalah raja, namun bagi penumpang kereta ekonomi ataupun bahkan bisnis saya kira tidak.

Apakah ada kawan-kawan penikmat rantai kata pernah mengalaminya? Bagaimana rasanya?

18 Tanggapan

  1. lupa yaks situ dulu juga pengamen jalanan loch…!!!
    pengamen nasgor papilon…wakakaka..

  2. emang semua masyarakat indoneseia begitu. gk orang miskin, pejabat semuanya setan

  3. Pengamen , kadang bisa bikin semarak suasana. ak biasa nikmatiklo naik bus. kalo yg di kereta api kebanyakan bikin jengkel. ga dikasih duit , minta rokok. pake ngancam pula. klo ngadepin yg beginian kita musti PD, tegas. Klo niat beramal ya nkasih aja. klo merasa emang ga ada uang kecil jgn bilang “ga ada ” tapi bilang aja terimakasih, klo dia melotot , kita adu pandang aja.ntar juga ngeloyor sendiri. emangny kita mesti nurutin permintaannya. bukan masalah duitnya, tapi caranya. ada lagi yang bikin geli. klo pas lg makan di tenda…. , lg makan sama keluarga ga enak banget tiba2 ada yg Jreeng …jreeeng. Ini emang tamu yg ga tau momen. Jujur aja 200% , ga ada yg suka pengamen model begini. Sorry aja ya buat para pengamen musti tahu situasi.

  4. wahhhhhh

    para pengamen apa pemalak kuwi??????

    kalo ngamen ya harus beretika………!!!!!
    jo bolak balik wira wiri koyo wong bingung……..
    penumpang yo harus dihormati…..
    mending nek suarane apikkkkkkk
    lah nek koyo kaleng ditutuki??????
    yah…….

    buat pihak KAI……
    kereta api indonesia gak kan maju-maju…
    lucu………………………………………………………
    rel jebol, jembatan meh ambruk, tabrakan sepur, sepur anjlok, telat lelet bikin kebelet ngising,
    jangan hanya saling tuding……..
    paling2 human error
    hahahahahahahahaha
    lagu lama…………………..

    perbaikilah kinerja……,
    layanilah masyarakat dengan sebaik2nya
    pecat pegawai pegawai korup dan tak bermoral
    diluar sana masih banyak orang2 baik yang butuh pekerjaan…….

    jadilah sesuai dengan cita-citamu…..
    jangan hanya slogan saja…….
    ndak mung marai loro weteng…

  5. masak pengamen kayak wong edan . itu pasti bukan pengamen pak!…….. itu pasti pemalakkkkk. hah.pemalak,mati deh gue kayak orang kaya monyett ,iiih malu deh gue,itu kan masinis bukan pengamen!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! .ya mungkin butuh waktu . jadi kalo ada pengamen jangan boleh masuk pak ,ya please ya pak y.

  6. pt.kai emang baik

  7. KALAU NAIK KERETAPI ENAK MURAH ONGKOSNYA GA BIKIN RIBET

  8. TAPI ADA YANG 1 LOKOMOTOF DI SUMATRA SERING RUSAK2 TOLONG LA PAK KADIVRE DIGANTI LA LOKOMOTIPNY DENGAN BB 200 LOK BB 303 KAN UDAH LAMA LAGI PULA UDAH BUTUT KILOKAN AJA……

  9. PAK KADIV COBA PERHATIKAN LUAR NEGRI LOK KUAT TARIKKAN 1 LOKO MENCAPAI 39 TANGKI/GERBONG COBA DISUMATRA LOKNYA BUTUT RUSAK2 KILOKAN AJA DEH LOK NYA MAKANYA INDONESIA JANGAN KORUPSI AJA TAUNYA PERBANYAK KANLA AMALAN MU SUPAYA SYETAN JANGAN MASUK KEBADANMU …

  10. pengamen, manusia
    penumpang juga manusia,
    lalu stanya siapa ……? KAI ????

  11. Mending para pengamen dibunuh aj.. biar gak ngotor2in kereta api. yg jelek juga PT KAI to lo masih kyk gni.

  12. pengamen tuch jg manusia , bkannya sesama manusia hrus sling mengasihi ?????

  13. yah…. aku jg pernah ngalami hal serupa, dari jogja hingga timurnya solo, pengamen-pengamen ini bikin ruwet…. wis musike gak kenek dirungokne, mintanya maksa, kadang melotot. hanya bikin emosi saja, selain itu wira-wiri kayak gak ada putusnya sehingga terakhir uang recehan habis. dibilangi habis malah maksa. cobalah para pengamen, alat dilengkapi, nyanyi yang enak, bersikap yang sopan santun, pakaian yang bersih , hidung gak usah di cuplik i kayak sapi aja, tentu akan dihormati penumpang, tapi kalo gak bisa… gak usah ngamen di kereta….. malah akan bikin sumpek…Contohlah pengamen di penataran yang beroperasi SBY – Bangil, alatnya lumayan lengkap, nyanyiannya didengar enak, menjaga kesopanan, ya penumpang enjoi – enjoi aja, dan uang gak masalah….coba renungkan…….bisa nggak ?

  14. pancen bener pengamen sok ora duwe unggah-ungguh aku tau pas lagi mangan ning warteg duwit pas banget mung saklembar tok /rp.10.000,-jawabku ma’af mengko wae yen wis disusuk-i aku yho trenyuh.

  15. bawa senjata aja mas,,piso lipet gituh
    jadi kalau ada yg memalak seperti itu
    todongin balik aja
    saya juga pernah,,tapi di krl
    lalu saya keluarin tuh senjata
    eeeehhh,,,dy ciutt
    emang si badan saya besar kaya abri
    hehehe
    coba aja mas
    dia main kekerasan,dibalas kekerasan juga lah

  16. fb

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: