Kereta lagi…kereta lagi…


Dua gerbong kereta Argo Dwipangga anjlok di atas jembatan di Desa Babakan, Kecamatan Karanglawas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Selasa, 02 April 2007, 03.00 WIB.
Sebelum Kereta Api Eksekutif Argo Dwipangga jurusan Solo- Jakarta anjlok, ratusan penumpang berteriak minta masinis menghentikan laju kereta. Mereka berteriak keras karena merasakan pada gerbong 2 ada bagian yang aneh saat melaju
Gerbong 3 saat berhenti posisinya menggelantung di atas sungai, tidak bisa dibayangkan apa yang terjadi jika masinis tidak menghentikan kereta dan gerbongnya terpelanting ke dasar sungai.

(tempointeraktif.com)

Hikssss….sedih banget rasanya…padahal semalam saya ke Senen melewati hujan deras untuk mendapatkan selembar tiket menuju Jogja. Sampai di Senen yang terpampang di layar komputer sungguh mengecewakan…TIKET UNTUK TANGGAL 5 APRIL LUDES TERJUAL… hah! Saya tanyakan juga untuk semua kelas dari ekonomi sampai eksekutif, ternyata semua sudah habis. Wah gimana dong ini, akhirnya saya putuskan untuk naik kereta pertama hari berikutnya, abisnya naik pesawat masih takut! (Takut ga bisa bayar kali, padahal kan banyak tiket murah hehehe…).
Mendengar kisah kareta api yang anjlok diatas, seorang kawan berceletuk sambil chating n ngelamun…”Naik pesawat…nanti pesawatnya jatuh, naik kereta…gerbongnya terguling, naik bus…busnya jatuh ke jurang, naik mobil…mobilnya saling tabrak…mending jalan kaki aja kali ya”…” kata teman saya itu tanpa ekspresi!
Hmmm…kalau jalan kaki capek kali ya…mungkin di jalan entar ketabrak bus kali hehehe…, tapi apa yang dibilang teman saya tadi ada benarnya…transportasi di Indonesia sudah gawat, sangat gawat safetynya sudah ngga ada…Lebih aman naik halilintar di Ancol kali ya dari pada naik transportasi umum di Indonesia.

Safety sudah dikalahkan oleh money! Regulasi dianggap sebagai kewajiban bukan keharusan.
Ok deh kembali ke masalah saya,
Meski akhirnya dapat tiket pagi ke Jogja, tapi saya harus mengalahkan satu hal lagi…GA BISA BANGUN PAGI! Hehehe…
Semoga saja kereta mau menunggu saya nanti, jangan-jangan jadi judul film nanti…”Indra Ketinggalan Kereta”😀

2 Tanggapan

  1. lah semalam waktu lihat beritaitu d tipi, bojoku langsung nyelentuk mas…”gimana mau gak bonyok gt, lha wong yang d import kereta2 bekas yang orang luar negeri aja udah gak pake”…

    miris dengernya….mungkin memang karena kita gak kuat beli baru ya..jadinya barang bkas yang harusnya gak layak pake juga teteuppp aja d pake…

    iya yah…padahal kalo di kita ekspornya barang yang masih kinyis-kinyis…eh disana jadi konyos-konyos…

  2. Aku dapat tiketnya!

    Hoalah om…bejo tenan sampeyan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: