Menjelang Indonesia vs Korsel (Piala Asia 2007)


Peluang itu semakin besar!

Setelah Bahrain mengalahkan Korea Selatan, Timnas Indonesia semakin berpeluang untuk menapak ke babak selanjutnya. Dengan mengantongi nilai tiga, Indonesia saat ini berada di peringkat kedua klasemen sementara. Peringkat pertama diduduki oleh Arab Saudi dengan nilai empat. Indonesia mendapat momentum untuk membuat sejarah maju ke perempat final.

Peluang Tim di Grup D
Arab Saudi lolos perempat final jika,
– Menang
– Seri
– Kalah, Indonesia seri lawan Korea Selatan
Indonesia lolos jika,
– Menang
– Seri, Arab Saudi menang atau seri lawan Bahrain
Bahrain lolos jika,
– Menang
– Seri, Indonesia kalah lawan Korea Selatan
Korea Selatan lolos jika,
– Menang, dan Arab Saudi juga menang lawan Bahrain

Dengan kemungkinan seperti itu, maka Indonesia harus menang lawan Korea Selatan untuk mengamankan langsung tiket ke perempat final, atau seri namun bergantung pada hasil pertandingan tim lain.

Prediksi jalannya pertandingan
Pasar Taruhan: 11/4 Indonesia vs Korea Selatan 0

Korea yang harus menang akan menekan dari awal lewat serangan dari sayap dan umpan terobosan. Dengan mengandalkan kecepatan, umpan lambung dan tinggi pemain Korea akan berusaha untuk terus melancarkan serangan dengan cara tersebut. Indonesia akan dipaksa bertahan. Indonesia akan sesekali mampu menyerang melalui serangan balik cepat. Pemain Indonesia apabila tertekan biasanya akan langsung membuang bola atau melakukan umpan lambung. Indonesia pada pertandingan nanti akan mengenakan kostum putih, hijau.

Saran buat Kolev

Untuk meredam serangan Korea, Kolev sebaiknya memasang pemain yang mempunyai kecepatan di lini belakang. Ricardo Salampessy lebih baik ditarik ke tengah dan diduetkan dengan Maman Abdurachman di jantung pertahanan. Untuk bek sayap, di kiri permainan dan kecepatan M.Ridwan masih cukup baik, sedangkan di kanan Kolev dapat memainkan Ismed Sofyan. Kemungkinan lain adalah menggeser Ridwan ke kanan dan memainkan Erol Fx Iba di kiri, taktik ini mungkin akan lebih baik untuk meredam kecepatan pemain Korea Selatan.

Di tengah, Ponaryo, Syamsul dan Firman Utina masih dapat diandalkan. Namun alangkah lebih baik apabila Indonesia memasang Syamsul sebagai Defensive Midfielder dan memainkan tiga gelandang yaitu Ponaryo, Firman Utina dan Elie Aiboy, sedangkan striker dipercayakan pada Budi Sudarsono dan Bambang Pamungkas. Zainal Arif yang belum pernah diturunkan bisa menjadi alternatif lain.

Kolev harus berani membuat perubahan ketika pemain kita telah kehabisan tenaga, ini kelemahan Kolev yang tidak mau mengganti the winning team. Padahal kualitas pemain cadangan tidak jauh di bawah pemain inti. Pertahanan Korea yang lowong ketika menyerang harus mampu dimaksimalkan oleh pemain Indonesia. Kelemahan ini yang nampak dari pertandingan Korea melawan Bahrain.

Ayo maju terus Indonesia, peluang di depan mata, tinggal bagaimana kita memanfaatkannya. Dukung terus Merah Putih.

Gambar dari sini, sini dan sini.

Satu Tanggapan

  1. nderek maos sekedap,,,,
    o’ sae mas… sae… sae…🙂

    Nopo niki sing sae, matur nuwun sampun mampir… sepurane mboten disuguhi nopo-nopo niki🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: