7 Tanggapan

  1. Unik, menarik šŸ˜›

    [bingung:mode] Apanya? :p

  2. ngemis = kemis
    makasih infonya mas..

    cuma sebagai penyambung lidah kok bung, sama-sama buat makasihnya

  3. kalo senyum itu sehat, ndak boleh jlekethut ya mas? šŸ˜›

    Nggeh mbah, maksih buat wejangannya…btw situ jlekethut ga? :p

  4. oooo…..jadi pengemis itu temennya pasar rebo, pasar minggu gitu ya…

    Hahaha…ketawa aja ya…aneh!!!

  5. Oh ternyata gitu ya mas.
    Tapi banyak toko yang memasang tulisan “Dilarang mengemis selain hari Jumat” (Red: mgkn berpikiran bahwa hari Jumat-lah hari yg baik utk beramal)
    Berarti jika menggabungkan riwayat mengemis (dr “Kemis”) dgn pengumuman di toko tsb maka secara tidak langsung artinya adalah “Dilarang mengemis” hehehe…

    Ya,,, kayak NGAMEN GRATIS! kayak gitu mungkin ya mas?

  6. Bahasa Indonesia memang selalu terkait dengan kultur kebiasaan masyarakatnya. Blog ini bagus, namun saya melihat penulisnya suka angin-anginan. Semoga banyak pembelajaran yang diperoleh dengan adanya Blog.

    Salam,

    Andi M

    Terima kasih om, semoga saya banyak belajar dari membuat blog ini.

  7. Sudah daftar lomba blogkah hari ini?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: