Sepakbola Indonesia Kembali ke Jalurnya


Setelah tulisan saya tentang antiklimaks di Piala Asia dan analisa Indonesia vs Syria dan beberapa tulisan lainnya seperti ini, yang ternyata banyak diapresiasi pembaca. Saya sangat berterima kasih. Bukan tujuan saya menulis untuk mendapat komentar atau pujian bahkan cercaan namun muaranya adalah kemajuan sepakbola Indonesia. Ok, kembali ke pertandingan Indonesia vs Syria. Sedih melihat timnas sepakbola Indonesia dibantai 4-1 oleh Syria yang peringkatnya sebenarnya satu strip dibawah Indonesia. Namun apalah artinya statistik dalam sepakbola.Semuanya tergantung dari kesiapan baik mental, fisik, dan skill dalam bermain sepakbola dan tentunya adalah strategi!

Peluang Indonesia

Yah apa mau dikata, nasi sudah menjadi bubur. Indonesia sudah kalah telak dari Syria, namun asa tak boleh padam! Masih ada leg 2 dimana pertandingan akan berlangsung di Damascus 18 November 2007 nanti. Hmm… memang berat, namun peluang itu masih ada! Indonesia masih bisa lolos apabila mampu menang 3-0 atau menang dengan memasukkan lebih dari 5 gol dan selisih gol yaitu tiga biji! Apa yang terjadi dengan Timnas kita?
Yap… sepakbola Indonesia sudah kembali ke jalurnya. Jalur yang dahulu biasa dilewati, jalur kekalahan. Setelah euforia semangat pemain sepakbola Indonesia di Piala Asia, warna itu kian meredup dan kini menjadi buram. PEMBENAHAN dan PEMBENAHAN! itu saran klise yang sering didengungkan, namun memang itu yang harus kita perbaiki untuk memajukan sepakbola Indonesia. Pembenahan bukan seperti baca mantra, perlu proses! inilah yang seringkali ingin kita percepat namun hasil yang dicapai seperti mangga masak yang tetap masam karena diperam! Inilah proses pengurus PSSI membangkitkan sepakbola Indonesia, namun bagaimana hasilnya?

Wahai pengurus PSSI, saya sudah mulai geram dengan kinerja Bapak/Ibu/Saudara sekalian. Saya mengerti mengurus sepakbola itu tidak mudah, namun alangkah akan lebih mudah apabila kepentingan yang ingin dicapai dan disepakati adalah kemajuan sepakbola Indonesia secara alamiah. Bukan Instan!

Teruntuk bapak Nurdin Halid, tidakkah terketuk hati anda melihat wajah-wajah kecewa pecinta sepakbola Indonesia ini, kami ingin sepakbola Indonesia maju. Kami mungkin hanya bisa mengkritisi namun itulah wujud cinta kami pada sepakbola Indonesia. Kepada bapak, kami mohon agar bapak dengan legowo menanggalkan baju kebesaran anda sebagai Ketua Umum PSSI. Saya pribadi yakin bapak juga sangat cinta sepakbola Indonesia, maka jangan biarkan sepakbola Indonesia terkubur ke dalam lumpur masalah yang semakin dalam.

Catatan:

Gambar dari sini dan sini, maaf entah siapa yang memotretnya.

2 Tanggapan

  1. kalo kata gw mah IRONIS.
    ketua sepak bola kita seorang koruptor.😦

    -IT-

    hehehe…

  2. Mantap…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: