Preview AFF Suzuki Cup 2008 : Indonesia vs Thailand (1)


Tim Nasional sepakbola kita akan menghadapi Thailand pada pertandingan semifinal AFF Suzuki Cup 2008, nanti malam. Seperti kita ketahui bahwa Indonesia menjadi runner up setelah dikalahkan Singapura 0-2, sehingga harus bertemu Datsakorn Thonglao dkk. Lawan memang berat, Thailand belum pernah kalah, bahkan kebobolan pada babak grup yang dimainkan di Phuket, Thailand. Gol yang mereka ciptakan pun sungguh fantastis, 11 gol, atau 3,7 gol per pertandingan!

Apakah Indonesia harus melupakan babak final AFF Cup 2008 ini? Tentu saja tidak, peluang tetap ada. Bahkan sebetulnya, teknik individual pemain Indonesia tidak jauh berbeda dengan Thailand, di beberapa hal terdapat keunggulan pemain Indonesia.

Kecepatan dan dribling pemain Indonesia ada yang berada di atas pemain-pemain Thailand. Budi Sudarsono, Firman Utina memiliki kemampuan individu di atas rata-rata pemain Thailand. Hal ini harus bisa dimanfaatkan betul oleh om Bendol. Sedangkan kelemahan kita masih melulu pada hal-hal itu saja, , akurasi tembakan serta kerjasama tim masih sangat lemah.

Taktik dan Strategi

Perbaikan tidak dapat dilakukan secara instant memang,butuh proses yang tentu saja memakan waktu. Apalagi pertandingan ini merupakan sebuah turnamen yang berdurasi pendek, bukan sebuah kompetisi panjang. Apa yang bisa dilakukan sekarang? Taktik atau strategi permainan! Bagaimana om Bendol bisa membuat pemain mengeluarkan kemampuan terbaiknya dan meminimalisasi kesalahan sendiri yang sering dibuat oleh pemain Indonesia.

Menurut saya, pola lama harus ditinggalkan untuk menghadapi Thailand malam nanti. Pola tersebut sudah sangat mudah dibaca oleh lawan! Indonesia harus menguasai lini tengah yang menjadi andalan Thailand, pola lama yang mengandalkan Ponaryo dan Firman tidak cukup untuk menghadang aliran bola Thailand. Lini depan Thailand sebenarnya biasa saja, namun dukungan dari gelandangnya yang membuat striker Thailand leluasa bergerak mencari ruang kosong. Oleh sebab itu, satu hal yang wajib dilakukan Indonesia adalah menguasai ritme dan aliran bola.

Pemain belakang Thailand juga cukup tangguh, postur besar yang didukung kecepatan dan teknik tinggi pasti menyulitkan penyerang Indonesia. Bambang Pamungkas yang selama perhelatan AFF Cup 2008 tidak banyak berkutik, kemungkinan besar masih akan terus dibuat tidak berkutik malam ini, namun bukan berarti Bambang tidak bisa berbuat sesuatu, pamornya di Asia Tenggara masih ada sehingga mampu dimanfaatkan untuk menarik perhatian lini belakang Thailand.

Sedikit berandai-andai, kalau saja saya menjadi pelatih Timnas Indonesia, saya akan memainkan pola 4-3-2-1, dengan Bambang sendirian di depan, didukung oleh Budi dan Firman di belakangnya untuk melakukan tusukan-tusukan ke kotak penalti Thailand dengan kemapuan dribling dan kecepatannya. Ke belakang lagi saya memilih tipe pemain tengah pekerja keras yang mampu memotong serangan dengan baik. Ponaryo, Syamsul dan M. Ilham akan baik pada posisi tersebut.

Dua bek sayap merupakan elemen penting untuk menjaga agar umpan-umpan dari sayap dapat tetap berjalan sekaligus menghalau serangan lawan dari sayap. Ismed di kanan serta Erol di kiri akan lebih kuat dibandingkan Isnan Ali. Bek Tengah masih dapat mengandalkan Charis dan Robi.

Kita Bisa!

Ya, kita bisa, apalagi ini kandang kita! Untuk menjaga peluang maju ke babak final, Indonesia minimal harus mencetak dua gol dan jangan sampai kebobolan. Pertandingan di Thailand nanti pasti akan jauh lebih berat, pertandingan kandang ini harus bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Dukungan dari penonton pasti sangat diperlukan disini, selain sebagai efek penggentar bagimusuh, gemuruh penonton di stadion Gelora Bung Karno akan melecut semangat pemain Indonesia untuk menguras keringatnya lebih dalam lagi. Harapan seluruh rakyat Indonesia tentunya adalah keberhasilan Timnas kita, doa dan dukungan selalu ada untuk Timnas Indonesia. Ayo kita bisa!!!

3 Tanggapan

  1. Ya…previewnya sangat menarik mas, tapi kenyataannya dengan kualitas skill individu yang katanya lebih rendah, Thailand mampu memainkan pemain tengah dan belakang Timnas Ina. untung saja tidak kebobolan lbh dari 1 gol.

  2. Mudah-mudahan nanti malam (laga ke dua nih) Indonesia bisa menang, seri juga gpp deh yang penting ga kalah lagi. berdoa mulai

  3. ayo timnas tunjukkan tajimu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: