Mengapa Pasangan Suami Istri Tidak Boleh Satu Kantor


Seringkali kita mendengar bahwa pasangan suami istri tidak boleh bekerja dalam satu kantor / intansi. Sampai sekarang saya belum tahu apa latar belakang dan alasan yang mendasari kebijakan tersebut. Mungkin banyak dari anda yang merasa kecewa dengan adanya kebijakan ini, tidak sedikit juga dari anda yang menerima kebijakan, namun juga tidak sedikit yang ingin mengetahui penyebabnya kenapa kebijakan ini diterapkan.

Setelah mencoba bertanya (pada kawan2 dan pada hati hehehe…) ada beberapa alasan di banyak perusahaan mengapa suami istri tidak boleh bekerja bersama.

Alasan no.1, resiko terjadinya konflik kepentingan
Misal, suami bekerja sebagai sales representative, sementara istri bekerja dibagian sales admin atau sales support. Sangat mungkin sang istri akan “lempar order” ke suaminya agar mendapat omzet penjualan yang lebih tinggi.

Alasan no.2, kemungkinan terjadi manipulasi
Misal, suami bekerja sebagai marketing yang sekaligus collect pembayaran dari customer, sementara istri bekerja sebagai kasir. Ada kemungkinan jika karena suatu sebab (misal kebutuhan keluarga), hasil collect piutang yang dilakukan suami tidak dibukukan (di-delay) agar bisa diputar dulu beberapa hari.

Alasan no.3, suasana rumah terbawa ke kantor
Tidak semua suami istri akur terus. Sekali waktu (ada yang sering) bisa cekcok dan ribut. Kalau suasana cekcok ini berlanjut ke kantor akan membuat suasana kantor menjadi tidak enak.

Alasan no.4, lebih baik meminimalkan resiko
Alasan diatas, bisa dikembangkan lagi lebih banyak tidak selalu, tidak pasti terjadi. Tetapi bagi perusahaan lebih baik tidak memasukkan resiko sekecil apapun kedalam perusahaan.

Alasan no.5, ikut-ikutan
Banyak perusahaan sama sekali tidak tahu, tidak menyadari akan adanya ‘potensi masalah’ diatas. Namun pemilik/pemimpin perusahaan hanya mengikuti perusahaan lain yang sudah menerapkan kebijakan ini.

Kalau ada yang punya alasan lain kenapa pasangan suami istri tidak boleh bekerja dalam satu instansi atau kantor boleh menambahkan disini, hitung-hitung bagi pengetahuan. Kebijakan ini ada sisi positif dan sisi negatifnya, tinggal bagaimana kita memandangnya saja.

2 Tanggapan

  1. Mungkin biar suaminya ga ketahuan selingkuh sama teman sekantor.he5

  2. Wahhh…. Bahaya tu…apalagi kalo d dlm kantor ntu ada ceweknya…

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

%d blogger menyukai ini: